Kematian Tidak Ada Yang Mendadak

Tolong disebarkan kepada teman2 yang mau 28:56.
Silahkan bergabung dengan mailing groups bahasaquran di groups.yahoo.com
Tadi malam saya bertakziyah ke kediaman seorang rekan. Beliau adalah seorang partner di firma hukum paling terkemuka di Indonesia. Seorang pekerja keras yang hidupnya sangat produktif dan kontributif dalam pengembangan pasar modal khususnya di bidang hukum. Ibu Tuti Dewi Hadinoto, “Kesejahteraan atas diriku dan dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali” 19:33 19:15.
19.33 “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”.
19.15 “Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan, dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.”
Jumat kemarin beliau masih bekerja hingga larut malam, Sabtu paginya beliau masih mencoba kebaya untuk lamaran anaknya, bahkan beliau sempat berjalan-jalan ke mall hingga sore, lalu jam 5 sore beliau dipanggil Allah. Semua kaget, semua berkata, kenapa kematian bisa begitu mendadak?
Tidak ada kematian yang mendadak, karena itu sudah ditentukan waktunya 7:34.
7.34 “Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.”
Jika sudah tiba waktunya, kita tidak akan mengulur, tidak pula akan mempercepat 15:5.
15.5 “Tidak ada suatu umat pun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya).”
Tidak ada siapapun, yang akan dapat mengulur dan mempercepat, karena Allah Maha Menepati janjiNya 63:11.
63.11 “Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.”
Kematian itu adalah suatu kepastian
3:185 “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”
29:57 “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.”
karena penyebab kematian bukanlah sakit atau tua, penyebab kematian adalah karena kita hidup 4:78,
4.78 “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun?”
apapun yang akan kita lakukan untuk menghindarinya, ajal tetap akan menjemput. Banyak manusia di dunia ini berusaha untuk MENGHINDARI kematian. Hidup sehat, makan seimbang, berobat ke dokter yang menghabiskan puluhan hingga ratusan juta juta Rupiah, itu semua dilakukan demi menghindari kematian yang tidak mungkin dapat dihindari. Tetapi sedikit manusia yang sadar untuk MEMPERSIAPKAN kematian. Banyak manusia lupa MEMPERSIAPKAN tetapi sedang berjuang keras untuk MENGHINDARI kematian 59:18-19.
59.18-19 “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.”
Pertanyaannya, bagaimana mempersiapkan agar kematian kita dapat menghasilkan kesejahteraan akhirat? Sayangnya, tidak ada orang yang sudah mati yang bisa kita tanyakan pertanyaan ini. Tetapi al Quran bisa menjawab.
Penyesalan orang yang sudah mati
35:37 “Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolong pun.”
32:12, “Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat ketika mereka yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhannya, (mereka berkata): “Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin”.
ternyata bukan karena dulu di dunia tidak rajin shalat, bukan karena dulu di dunia tidak jadi orang kaya, bukan karena dulu di dunia tidak senang puasa. Penyesalan orang yang sudah mati adalah dulu di dunia tidak bersedekah. “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”
63:10 “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?”
Mengapa sedekah? Karena surga dan al A’raf adalah milik orang yg beriman dan beramal saleh
2:82 “Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.”
2:62 “Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”
5:69 “Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (diantara mereka) yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan  beramal saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”
sementara kita baru diakui beramal saleh jika suka dan gemar setiap hari bersedekah
3:92 “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.”
Kematian jangan dihindari, mari kita persiapkan, karena tidak ada kematian yang mendadak, kita saja yang tidak diberitahu waktunya. Marilah kita berjual beli dengan Allah, menukar jiwa dan harta dengan reward ridho Allah
9:111 “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.”
2:272 “Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup, sedang kamu sedikit pun tidak akan dianiaya (dirugikan).”
4:114 “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma´ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.”
9:72 “Allah menjanjikan kepada orang-orang mukmin lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga ´Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.”
“Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at[160]. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.” 2:254.
Jangan sampai menjadi manusia yang menyesal karena tidak bersedekah, karena surga adalah milik orang yang beriman dan beramal saleh, sementara neraka adalah milik orang yang tidak suka bersedekah dan beramal saleh
69:30-37 “(Allah berfirman): “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.” Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin. Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini. Dan tiada (pula) makanan sedikit pun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.”
Hidup ini memang pilihan, pilihan yang penuh dengan konsekuensi.

Note:
1. Angka diatas berarti reference ayat al Quran, 28:56 berarti surat ke-28 ayat ke-56, mohon dibaca langsung al qurannya sebagai sumber kebenaran.
2. Mohon dicek kalau ada kesalahan dalam no. ayat al Quran nya Dan mohon ditambahkan unt kesempurnaan.

,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: