Musuh Hidup (bag. 1)

Tolong disebarkan kepada teman2 yang mau 28:56.

Silahkan bergabung dengan mailing groups bahasaquran di groups.yahoo.com.

Setiap hari kita melihat pertikaian dan perserteruan di lingkungan keluarga, masyarakat, negara dan bahkan dunia. Antara kakak dan adik berebut mainan. Masyarakat antar RT tawuran setelah pertandingan bola. Anggota partai yang satu menjatuhkan partai yang lain. Negara yang satu menganeksasi negara lain sehingga timbul peperangan. Dalam lingkup bisnis, persaingan usaha juga terkadang memicu cara-cara yang machiavelistik menghalalkan segala cara sehingga aturan-aturan, baik aturan manusia maupun aturan Tuhan dilanggar.

Kita merasa bahwa perbedaan pendapat, perbedaan suku, perbedaan partai, perbedaan golongan, perbedaan agama, perbedaan mazhab, perbedaan apapun yang ada antara diri kita dan manusia yang lain adalah musuh kita. Segala manusia lain yang menghalangi tujuan hidup kita adalah musuh kita, sehingga kita selalu bermusuhan dengan orang lain.

Apa definisi musuh?

Musuh adalah segala sesuatu yang merintangi tujuan. Berarti musuh hidup adalah segala sesuatu yang merintangi tujuan hidup.

Apa tujuan hidup manusia?

Tujuan hidup manusia adalah kehidupan yang sejahtera di dunia dan akhirat sebagaimana yang terdapat dalam 2:200-202, Dan diantara mereka ada orang yang berdoa: Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka. Lebih lanjut dalam 19:33, Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.

Apa musuh hidup manusia?

Musuh hidup manusia adalah segala sesuatu yang merintangi tujuan hidup manusia Qurani yaitu kesejahteraan hidup dunia dan akhirat.

Siapa musuh hidup manusia?

Marilah kita perhatikan perkataan Allah. Musuh hidup manusia bukanlah manusia yang lain, bukanlah perbedaan yang ada antar manusia. Musuh bersama manusia adalah iblis yang bersifat syaithan. Marilah kita perhatikan surat 2:208, Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. Silahkan juga membuka surat 2:168 17:53 36:60. Oleh karena itu Allah menyarankan kita untuk menganggap syaithan sebagai musuh sebagaimana terdapat dalam Surat 35:7, Sesungguhnya syaithan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaithan-syaithan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.
(bersambung)

Note:
1. Angka diatas berarti reference ayat al Quran, 28:56 berarti surat ke-28 ayat ke-56, mohon dibaca langsung al qurannya sebagai sumber kebenaran.
2. Mohon dicek kalau ada kesalahan dalam no. ayat al Quran nya Dan mohon ditambahkan unt kesempurnaan.

, ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: