Bom Bunuh Diri

Tolong disebarkan kepada teman-teman yang mau 28:56
Silahkan bergabung dengan mailing groups bahasaquran di groups.yahoo.com.
Sekali lagi kita dikejutkan dengan peristiwa bom bunuh diri di gereja. Kali ini peristiwanya terjadi di daerah Solo. Terkadang saya tidak habis pikir bagaimana seorang manusia yang waras dapat dipengaruhi dengan doktrin-doktrin jihad ekstrim yang membuat dia dapat bertindak seperti ini.
Secara akal sehat, peristiwa seperti ini sangat sulit dapat diterima. Namun kelompok-kelompok ekstrim seperti ini juga menggunakan al Quran dalam mendoktrin anggota-anggotanya.
Marilah kita membahasnya dari perspektif yang berbeda dengan pola pikir orang-orang yang esktrim dengan memperhatikan Surat 22:40, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: “Tuhan kami hanyalah Allah.” Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,
Di dalam ayat-ayat diatas Allah sudah memprediksi bahwa ada sebagian manusia yang beragama merasa agama dan tempat ibadah yang berbeda dengan kepercayaannya adalah merupakan suatu ancaman dan mereka ini menggunakan cara-cara yang ekstrim untuk membinasakan tempat ibadah agama lain. Allah tidak menyukai kerusakan dan kebinasaan dan Allah tidak meridhoi manusia yang merusak tempat beribadah agamanya maupun agama orang lain. Allah bahkan menyatakan bahwa biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah Yahudi adalah sama seperti dengan masjid yang di dalam nya banyak disebutkan dan diajarkan ajaran Allah yang bersifat kasih dan sayang (harap dilihat tulisan mengenai “Asma atau Isme” dalam pembahasan email sebelumnya).
Allah tidak meridhoi kita menyakiti perasaan orang yang berkeyakinan agama lain dengan menghina Tuhan mereka, sebagaimana disebutkan dalam Surat 6:108, Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.
Perbedaan keyakinan dalam kehidupan manusia adalah hukum sunnatullah yang tidak dapat dihindari. Tidak mungkin semua orang di dunia ini beriman karena beriman itu adalah dengan ijin Allah, sebagaimana disebutkan dalam Surat 10:99-100, Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ? Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.
Perbedaan keyakinan dalam kehidupan kita adalah suatu ujian dari Allah dimana kita diperintahkan untuk saling berlomba-lomba untuk berbuat kebajikan dan bukan saling merusak. Siapa yang menganggap perbedaan ini sebagai sebuah ancaman dengan bermaksud menghilangkan perbedaan, mereka itulah manusia yang tidak lulus dalam ujian Allah, sebagaimana disebutkan dalam Surat 5:48, Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,
Kita hanya diberikan hak untuk hidup bersama secara damai dalam perbedaan tersebut dan diberikan tugas untuk mengajak dan memberitahukan, namun tidak diberikan hak untuk memaksa, sebagaimana disebutkan dalam Surat 50:45, Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali- kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan Al Quran orang yang takut dengan ancaman-Ku.
Kita hanya diberikan hak untuk membangun namun tidak untuk merusak karena Allah membenci kerusakan, sebagaimana disebutkan dalam:
Surat 5:64, Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”, sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila’nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.
Surat 2:11-12, Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi.” Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.
Kita hanya diberikan hak untuk mengundang dan mengajak orang lain, namun tidak diberikan hak untuk memutuskan apalagi mengazab, karena hak untuk memutuskan serta mengazab adalah hanya berada di tangan Allah, sebagaimana disebutkan dalam Surat 22:17, Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.
Jika ada manusia yang memaksakan kehendak dengan merusak, melakukan terror, melakukan pengerusakan rumah ibadah, melakukan penghinaan dan tindakan lainnya, maka saya ingin bertanya, apakah dia merasa dirinya sebagai Tuhan yang memiliki hak untuk memaksa, untuk memutuskan, untuk menghukum dan untuk mengazab? Kalau memang demikian berarti ada minimal dua Tuhan di alam semesta ini.
Di dalam al Quran, Allah dengan tegas menyebutkan bahwa siapapun yang beriman dan beramal saleh, meskipun dia memiliki keyakinan dan syariat yang berbeda, dapat memiliki kesempatan untuk masuk surga, seperti disebutkan dalam:
Surat 2:62, Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Surat 5:68, Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan orang-orang Nasrani, siapa saja (diantara mereka) yang benar-benar saleh, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Surat 2:82, Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.

Oleh karena itu janganlah merasa bahwa surga itu milik orang-orang di dalam keyakinan yang kita anut, dan bukan milik manusia yang berkeyakinan yang lain, karena boleh jadi orang yang berkeyakinan lain tersebut lebih mulia di sisi Allah dibandingkan dengan kita, sebagaimana disebutkan dalam Surat 2:94, Katakanlah: “Jika kamu (menganggap bahwa) kampung akhirat (surga) itu khusus untukmu di sisi Allah, bukan untuk orang lain, maka inginilah kematian(mu), jika kamu memang benar.

Catatan:
1.    Angka diatas berarti rujukan ayat al Quran, 28:56 berarti surat ke-28 ayat ke-56, mohon dibaca langsung al Qurannya sebagai sumber kebenaran.
2.    Mohon dicek kalau ada kesalahan dalam nomor ayat al Quran nya dan mohon ditambahkan untuk kesempurnaan.

,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: