Allah itu Ahad

Tolong disebarkan kepada teman-teman yang mau 28:56
Silahkan bergabung dengan mailing groups bahasaquran di groups.yahoo.com.

Sebagai manusia ciptaan Allah, kita perlu menyadari bahwa sampai kapanpun juga kita akan tetap menjadi makhluk Allah yang baik secara suka maupun terpaksa pada akhirnya akan tunduk kepada hukum Allah. Kita tidak mungkin berubah menjadi Tuhan yang kemudian mengatur urusan kita sendiri. Kita akan tetap dan selalu menjadi bagian dari suatu sistem Ketuhanan yang satu, dimana tidak ada sistem lainnya. Sistem ini diatur oleh Allah karena segalanya adalah dimiliki secara mutlak oleh Allah.

Sistem ini adalah sistem tunggal yang dimiliki Allah, dimana Allah adalah satu-satunya pelindung dan penolong bagi makhluk-Nya.
Surat 2:107, Tidakkah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.

Sistem ini adalah sistem tunggal yang dimiliki Allah, dimana semua tunduk kepada-Nya.
Surat 2:116, Mereka (orang-orang kafir) berkata:”Allah mempunyai anak”. Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah, semua tunduk kepada-Nya.

Sistem ini adalah sistem tunggal yang dimiliki Allah, dimana sistem ini memberikan keadilan kepada manusia sesuai dengan perbuatannya masing-masing.
Surat 53:31, Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka lakukan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).
Surat 46:19, Dan bagi masing-masing mereka derajat menurut apa yang telah mereka kerjakan dan agar Allah mencukupkan bagi mereka (balasan) pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan.

Sistem ini adalah sistem tunggal yang dimiliki Allah, dimana sistem ini memberikan kesempatan kepada siapa saja yang bertobat untuk diampuni asalkan proses taubatnya sesuai pula dengan sistem Allah.
Surat 48:14, Dan hanya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia memberikan ampun kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mengazab siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Sistem ini adalah sistem tunggal yang dimiliki Allah, dimana perbuatan yang paling dibenci Allah adalah tindakan pemain dari sistem ini dengan mempersekutukan Pemilik sistem dengan anggota sistem itu sendiri karena aturan dalam sistem ini adalah aturan yang pada akhirnya meng-Esakan Sang Pemilik Sistem.
Surat 39:3, Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata):”Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah sedekat-dekatnya.” Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih kepadanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.

Sistem ini adalah sistem tunggal yang dimiliki Allah, dimana dalam sistem ini jin dan manusia sebagai pemain aktif tidak diperbolehkan untuk membuat sistem, agama dan aturan sendiri, karena itu akan berdampak buruk bagi dirinya sendiri.
Surat 30:30-32, Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (aturan) Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan atas fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. Dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang –orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama meraka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.
Surat 7:33, Katakanlah: ”Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dsan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.
Surat 6:57, Katakanlah:”Sesungguhnya aku berada di atas hujah yang nyata (al Quran) dan Tuhanku, sedang kamu mendustakannya. Tidak ada padaku apa (azab) yang kamu minta supaya disegerakan  kedatangannya. Menetapkan hukum  itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia Pemberi keputusan yang paling baik.
Surat 16:116, Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta ”ini halal dan ini haram”, untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang menga-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.

Sistem ini adalah sistem tunggal yang dimiliki Allah, dimana dalam sistem ini jin dan manusia sebagai pemain aktif akan mempertanggung  jawabkan perbuatannya kepada aturan yang dibuat oleh Pemilik sistem.
Surat 39:44, Katakanlah:”Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
Surat 40:16, (Yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur): tiada suatupun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. (Lalu Allah berfirman):”Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?” Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.

Sistem ini adalah sistem tunggal yang dimiliki Allah, dimana Allah Maha Mengetahui setiap detail dari kejadian dan apa yang diperbuat oleh pemain-pemain sistem tersebut, bahkan menuliskan setiap apa yang terjadi tersebut dalam suatu sistem pusat data yang lengkap yang disebut dengan Lauhul Mahfuzh.
Surat 24:64, Ketahuilah bahwa sesungguhnya kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kamu berada di dalamnya (sekarang). Dan (mengetahui pula) hati (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang mereka telah kerjakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Surat 54:53, Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.
Surat 6:59, Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh).

Allah sebagai Pemilik sistem ini adalah pihak yang mempunyai otoritas penuh dalam mengatur segala urusan atas pemain-pemain yang ada di dalam sistem-Nya.

Namun Dia adalah pengatur yang Maha Adil dan juga Maha Menepati aturan yang tekah ditetapkan-Nya. Dia tidak mungkin keluar dari sistem itu sendiri karena seluruh anggota sistem bergantung kepada sistem-Nya sehingga pastilah ada suatu konsitensi yang kekal abadi tidak akan ada perubahan sehingga aturan dalam sistem itu disebut sebagai ad Dinul Qoyyimah (aturan yang terdahulu).
Surat 4:122, Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan saleh, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah telah mebuat suatu janji yang benar. Dan siapakah yang lebih benar perkataannya dari pada Allah?
Surat 21:2, Tidak datang kepada mereka suatu ayat al Quran pun yang baru (diturunkan) dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain –main.
———–
Inilah yang dinamakan Allah itu AHAD. AHAD bukanlah berarti satu, tetapi satu kesatuan, antara Allah dengan SISTEM- Nya atau seringkali disebut sebagai HUKUM-Nya atau SUNNATULLAH.
Segala makhluk Allah bergantung kepada Allah dan sistem yang ahad atau satu kesatuan. Tidak ada yang tidak bergantung kepada sistem yang ahad ini. Tidak ada yang dapat keluar dari sistem-Nya karena sebagai makhluk tidak dapat berganti posisi menjadi Tuhan.
Surat 113:1-4, Katakanlah:”Dialah Allah, Yang Maha Esa (AHAD). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia.
Surat 3:83, Maka apakah mereka mencari agama (aturan) yang lain dari agama (aturan) Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri (kepada aturan-Nya) segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.

(bersambung)

Catatan:
1.  Angka diatas berarti rujukan ayat al Quran, 28:56 berarti surat ke-28 ayat ke-56, mohon dibaca langsung al Qurannya sebagai sumber kebenaran.
2.  Mohon dicek kalau ada kesalahan dalam nomor ayat al Quran nya dan mohon ditambahkan untuk kesempurnaan.

,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: