The Postman – 5

Tolong disebarkan kepada teman-teman yang mau (Surat 28:56)

Silahkan bergabung dengan mailing groups bahasaquran di groups.yahoo.com

 

Stuktur organisasi PT Pos adalah struktur organisasi yang paling rapi, paling baik dan paling halus alias tidak kelihatan. Semua unsur di dalam sistem tersebut bekerja dengan suatu standar operasi prosedur yang tertata rapi.

 

Jika seseorang telah mengikrarkan diri menjadi seorang tukang pos, maka dia akan diberikan fasilitas-fasilitas tertentu. Fasilitas itulah yang dinamakan malaikat penjaga. Semua manusia memiliki malaikat pencatat, tetapi hanya tukang pos yang diberikan fasilitas malaikat penjaga, sebagaimana disebutkan dalam Surat 13:11, Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang mengikuti secara bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan suatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum , maka tidak ada yang dapat menolaknya. Dan sekali-kali taka da pelindung bagi mereka selain Dia. Keberadaan malaikat penjaga ini adalah untuk menjaga tukang pos dari godaan, bisikan dan kedatangan syaithan melalui pintu-pintu masuk yang telah ditetapkan.

 

Fasilitas berikutnya yang diberikan oleh Allah adalah kemampuan untuk menjabarkan dan menjelaskan surat Allah. Sebagaimana telah disebutkan dalam pembahasan sebelumnya bahwa surat Allah itu dijadikan dalam bahasa Arab yang berarti bahasa yang harus di’irab atau diuraikan atau dijabarkan, agar dapat dipahami, sebagaimana disebutkan dalam:

Surat 12:2, Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.

Surat 41:3,  kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya , yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui.

 

Tanpa kemampuan untuk menjabarkan ini, maka tukang pos tidak dapat mengetahui dan menjelaskan surat dan amanat Allah tersebut. Oleh karena itu, kepada seorang tukang pos, Allah akan mengutus fungsi jabarul atau jibril ke dalam qalbunya agar dia dapat menjabarkan surat, ayat dan amanat Allah, sebagaimana disebutkan dalam Surat 26:192-194, Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan Semesta Alam, dia dibawa turun oleh Ar Ruh Al Amin, kedalam qalbumu, agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan.

Diperlukannya fasilitas jabarul ini karena terdapat perbedaan mendasar antara tukang pos biasa dan tukang pos utusan Allah. Tukang pos biasa hanya diperintahkan mengantarkan surat, namun tukang pos utusan Allah diperintahkan untuk mengantarkan surat, membuka surat tersebut di hadapan penerima surat dan menjelaskan maksud surat tersebut sejelas-jelasnya supaya pesan dari surat tersebut sampai, dimengerti, dipahami, dilaksanakan. Penyampaian surat ini juga merupakan audisi karena bukti pesan itu sampai, penerima surat diharapkan akan tergerak menjadi tukang pos yang baru.

 

Setelah dikirimkan fasilitas jabarul untuk menjabarkan surat-surat Allah ini, maka hal-hal yang tadinya ghaib atau tidak dimengerti oleh tukang pos, menjadi sesuatu yang dipahaminya dengan jelas. Sebagai catatan, saya perlu mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan ghaib itu bukanlah hal-hal yang berkaitan dengan makhluk ghaib seperti hantu atau klenik. Ghaib maksudnya adalah hal-hal yang belum dipahami dan diketahui. Ketika kemudian Allah menjelaskan segala sesuatu yang tadinya ghaib dengan sejelas-jelasnya, maka yang tadinya ghaib menjadi tidak ghaib lagi. Marilah kita perhatikan Surat 72:26-28, (Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang ghaib itu, kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada diri mereka, dan Dia menghitung segalanya satu per satu.

 

Fasilitas penjagaan kepada tukang pos ini juga merupakan mekanisme monitoring, apakah tukang pos telah melaksanakan tugasnya dengan baik atau tidak. Oleh karena itu, ciri seorang tukang pos adalah bekerja dan bekerja, serta istirahat secukupnya. Nabi Muhammad pun pernah diperingatkan Allah untuk bangun dari tidurnya dan bekerja untuk menyampaikan perintah Allah, sebagaimana disebutkan dalam Surat 74:1-2, Hai orang yang berselimut, bangunlah dan berilah peringatan! Tukang pos yang baik adalah tukang pos yang istirahat secukupnya dan tidak berlebihan, sebagaimana disebutkan dalam Surat 32:16, Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabb dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa-apa rezki yang Kami berikan.

 

(bersambung)

 

Catatan:

  1. Angka diatas berarti referensi ayat dalam al Quran, 28:56 berarti Surat ke-28 ayat ke-56, mohon dibaca langsung al Qurannya sebagai sumber kebenaran.
  2. Mohon dicek kalau ada kesalahan dan mohon ditambahkan untuk kesempurnaan.
  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: